Tuesday, March 21, 2017

BERSATUNYA UMMAT ISLAM KEMBALI KE ALQURAN DAN HADIST BUKAN KE TRADISI NENEK MOYANG

Sudah menjadi hal yang tidak bisa dihindari yaitu adanya perbedaan pendapat tentang suatu masalah bahkan perbedaan pendapat ini telah terjadi sejak zaman para sahabat. Perbedaan pendapat ini disebabkan oleh beberapa faktor yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya.

Terkait tentang perbedaan pendapat ini sering kali kali muncul satu sikap taklid dan fanatik terhadap satu pendapat atau madzhab tertentu dan tidak mau keluar kepada pendapat lain walaupun kebenaran ada pada pendapat yang lain. Dan ini merupakan sikap negatif, yang seharusnya dilakukan adalah mengembalikan segala permasalahan kepada Al-Qur’an dan Hadits.




Banyak sekali dalil-dalil dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang mewajibkan kita untuk mengamalkan al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan mengembalikan segala permasalahan kepada keduanya.


Allah subhanahu wata’ala berfirman,



“Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya[528]. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya).” (QS. Al-A’raf: 3)
“Apabila dikatakan kepada mereka: “Marilah kalian (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul”, niscaya kamu Lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu.” (QS. An-Nisa: 61)
Inilah saatnya kita bersatu dengan kembali kepada Alquran dan al sunnah 

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : BERSATUNYA UMMAT ISLAM KEMBALI KE ALQURAN DAN HADIST BUKAN KE TRADISI NENEK MOYANG

0 comments:

Post a Comment

Komentar Jangan Mengandung SARA dan caci maki.