Valentino menjelaskan, dana yang terkumpul selama dua bulan terakhir ini sudah menginjak Rp 10,5 miliar. Rencananya dana ini akan diolah dalam sektor reksa dana, properti dan retail. Ia mengatakan April mendatang tiga sektor pergerakan ekonomi koperasi syariah 212 ini akan diresmikan.
"Kalau penempatannya untuk tiga aspek. Sektor keuangan kita buat reksa dana syariah 212. Terus kita ke properti, kita kerja sama dengan pengembang di Depok. Ketiga, kita bikin minimarket, Kita Mart," ujar Valentino kepada Republika, Ahad (19/3).
Valentino mengatakan, yang sedang dipersiapkan dengan matang pada tahun ini adalah Kita Mart. Produk retail ini pada tahun ini akan didirikan di seluruh Indonesia sesuai dengan basis para anggota koperasi. Ia mengatakan 200 toko akan dibuka pada April ini.
Selain di sektor retail, Valentino juga menjelaskan, Koperasi Syariah pada tahun ini juga akan mengembangkan bisnis properti. Koperasi syariah bekerja sama dengan pengembang di Depok, Grand Zamzam, akan mengembangkan satu menara apartemen berkapasitas 300 kamar.
Ia mengatakan dimulai dari kerja sama ini, ke depan cita-cita bersama dari Koperasi Syariah 212 ini bisa mengedepankan hunian dan lingkungan yang madani dan Islami. "Cita cita kita bersama semakin koperasi ini berkembang maka bisa saja suatu saat nanti kita buat islamic city," ujar Valentino.
Selain dibidang property, Koperasi Syariah 212 juga berencana untuk membuat reksa dana syariah yang berbasis pengolahan dana dari para anggota koperasi. Valentino mengatakan diharapkan dari tiga sektor ini, kedepan koperasi syariah bisa semakin membaik dari tahun ke tahun.


0 comments:
Post a Comment
Komentar Jangan Mengandung SARA dan caci maki.